Tampilkan postingan dengan label Paket Haji 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paket Haji 2013. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Pemondokan Haji naek ONH plus pun ikut naet

pemondokan ibadah haji naek
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah mengajukan protes pada pemerintah Arab Saudi atas kenaikan harga pemondokan di Arab Saudi. Pasalnya, kenaikan harga pemondokan tahun ini mengalami lonjakan sangat besar.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), Anggito Abimanyu, mengungkapkan pihaknya sudah meminta Gubernur di Arab Saudi untuk mampu mengendalikan kenaikan harga.

Dia menilai, kenaikan harga tahun ini dinilai sangat tidak wajar. "Itu sangat tidak wajar. Kita minta supaya harga itu wajar," kata Anggito, Kamis (22/2).

Menurut Anggito pemerintah setempat harus mampu mengendalikan kenaikan harga ini. Pemerintah telah melayangkan surat pada Gubernur di Arab Saudi untuk mengendalikan kenaikan sewa pemondokan tersebut agar wajar.

Selasa, 12 Februari 2013

Penyelenggara Travel haji lebih Terintegrasi


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proses penyelenggaraan ibadah haji yang disokong sistem informasi penyelenggaraan haji lintas lembaga dinilai masih berlangsung semrawut. Hal itu disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa Amaliah.

"Meski meliputi lintas lembaga, proses penyelenggaraan haji kita jelas nampak tidak terintegrasi. Bahkan pada beberapa bagian proses, ada yang dilakukan secara manual dan sebagai akibatnya tentu saja pelayanan haji pun menjadi bolong di sana sini," bebernya usai mendengar laporan dari Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Anggito Abimanyu, di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/1).

Kegiatan sistem pendaftaran, keuangan, dokumen melibatkan banyak pihak, seperti Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga Dirjen Imigrasi pun terkesan tidak tertata rapi.

Padahal, imbuh Ledia, ibadah haji merupakan aktivitas rutin tahunan pemerintah yang telah berlangsung puluhan tahun. Sehingga koordinasi antarlembaga semestinya memudahkan calon jamaah haji dan kerja pemerintah.

"Bayangkan, dengan sistem yang tidak terintegrasi ini, orangtua dan anak yang mendaftarkan diri secara bersamaan pun dapat terpisah kloter. Padahal, si anak itu justru merupakan andalan orangtua untuk mendampingi haji, karena orangtuanya sudah sepuh," tambah Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini.

Di sisi lain, pemerintah saat ini telah mengusulkan akan mengkhususkan jamaah haji lansia beserta pendampingnya dengan pola yang khusus dalam hal pendampingan dan lamanya berhaji. "Tetapi dengan belum terintegrasinya sistem informasi haji yang ada, membuat kekhususan seperti ini apa mungkin terlaksana?" tanya Ledia.

Tak hanya itu, Ledia juga mengkritik layanan Siskohat atau Sistem Komputerisasi Haji Terpadu yang semestinya merupakan sistem layanan online antara bank penyelenggara penerima setoran ONH, Kanwil Kementerian Agama di 33 provinsi dan pusat komputer Kemenag. Kenyataannya tetap menuntut calon haji untuk mendaftar sendiri ke Kanwil usai membayar biaya ONH.

Dengan demikian, simpul Ledia, salah satu hal penting yang harus segera dilakukan pemerintah untuk memperbaiki penyelenggaraan travel haji plus di Indonesia adalah dengan mengintegrasikan keseluruhan sistem dari lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Sehingga pelayanan haji bisa menjadi lebih efisien, mudah dan menentramkan jamaah.
Reporter : Indah Wulandari
Redaktur : Djibril Muhammad

Kamis, 17 Januari 2013

Kisah Tukang roti keliling Naek Haji

                  travel haji umrah indoesia
Mudah-mudahan cerita ONH haji umrah plus kali ini bisa meberikan motivasi buat kia semua .Lelaki paruh baya itu menyambut dengan ramah saat menerima tamu di rumahnya yang sangat sederhana, di Jalan H Muis, Depok. Sebuah gerobak roti bertengger di samping rumah, setumpuk roti masih berjejer di dalam gerobak itu. Selain itu, boks-boks roti berjejer rapi di kediamannya. Cucuran keringat masih tampak terlihat di wajah lelaki paruh baya itu.
Haji Uwas, begitu lah sapaan akrab lelaki paruh baya itu. Setelah puluhan tahun berjualan roti keliling, panggillan untuk pergi ke Tanah Suci Makkah pun menghampirinya. “Alhamdulillah, dari hasil nabung sedikit demi sedikit, saya bisa pergi haji bersama dengan istri,” ujarnya, Rabu.
Di sebuah ruangan tamu kecil beralaskan tikar, Uwas berbagi cerita tentang pengalamannya pergi ke Makkah pada 2011 lalu. Uwas mengatakan, niatnya untuk pergi haji sudah muncul sekitar empat tahun lalu . Semenjak itu, dia mulai menyisihkan rupiah demi rupiah untuk mewujudkan niat tersebut.
“Tiap hari kalau saya habis keliling jualan roti, paling enggak saya sisihkan kurang lebih Rp 50 ribu, nanti per bulan baru disetor ke bank, Alhamdulillah kalo lagi ada, bisa setor ke bank minimal Rp 500 ribu,” ujar pria berusia 48 tahun ini. Dia juga berusaha menyisihkan uang untuk anak-anak yatim.
Tak perlu menunggu waktu lama bagi Uwas dan istrinya untuk bisa pergi haji. Dua tahun penantian Uwas akhirnya terbayarkan. “Saya merasa ini mungkin panggilan Allah, kalau sudah ada niat dan dibarengi dengan usaha, insya Allah niat kita didengar oleh Allah, “ ujar pria yang memiliki enam orang anak dan tiga cucu ini.
Ketika itu, ongkos naik haji reguler untuk satu orang sekitar Rp 37,5 juta. Total biaya yang dikeluarkan oleh Uwas yakni sekitar Rp 130 juta. Itu murni dari penghasilan berjualan roti. Biaya tersebut sudah termasuk uang yang dia bawa ke Makkah untuk membeli oleh-oleh bagi seluruh keluarga dan kerabat di kampungnya.
Di Tanah Suci Makkah, Uwas dan istrinya mengalami banyak hal yang terjadi di luar kehendaknya. Sehari sebelum keberangkatan, Uwas dan istrinya menginap di Asrama Haji Bekasi. Saat itu mereka tergabung di kloter 39 dan berangkat pada pukul 03.00 WIB. Sejak di Asrama Haji Bekasi, Uwas selalu mendapatkan rezeki dan berkah.
Cerita, saat di Bekasi ada seseorang tak dikenalnya memberikan uang 300 riyal. Lalu, ketika berada di Makkah, dia dan istrinya selalu saja ada orang yang menraktir makan di restoran mewah, meskipun dia tidak mengenali orang tersebut.
“Saya juga bingung ini kenapa, padahal saya enggak kenal sama orang-orang itu, waktu di Makkah selalu saja ada orang yang ngasih saya, entah itu duit, makanan, atau menraktir saya dan istri makan di restoran, Alhamdulillah,” ujarnya.
Pengalaman lain adalah saat melakukan tawaf di putaran keempat, dia melihat sosok lelaki yang berbadan tinggi besar, berjenggot panjang sampai ke pusar, mengenakan gamis putih dan sorban. Lelaki tersebut berdiri di hadapan Uwas dan mengusap wajah Uwas dan wajahnya. Setelah itu, pria tersebut berlalu.
Selama melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci Makkah, Uwas dan istrinya selalu mendapatkan kemudahan dan diberikan kesehatan. Selain itu, ketika pulang ke Tanah Air, Uwas juga merasakan sambutan yang luar biasa dari keluarga dan kerabat di kampungnya, di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor

Rabu, 07 November 2012

Daftar Paket Haji Khusus ONH plus 2013

Biaya Daftar Paket Haji Khusus ONH plus 2013

Biaya pendaftaran Haji khusus Onh Plus 2013 saat ini adalah di $8250 USD.
Untuk mendapatkan Porsi Haji Khusus dan Booking Seat Haji $5000 dengan rincian sebagai berikut :
1.Setoran Awal BPIH Depag $4000 dan
2. DP/Booking Seat Haji ke Travel Rp.10.100.000

Berikut itiniery dan program perjalanan Haji Khusus 2012 Primasaidah selama 26 hari :
PROGRAM PERJALANAN HAJI PLUS 2012 RAHMATAN LIL’ALAMIN

(Hari Ke - 1) 
JAKARTA – JEDDAH – MAKKAH
 Pagi hari seluruh Jamaah sudah berada di Soekarno-Hatta Airport Jakarta untuk mengikuti Acara pelepasan, kemudian berangkat menuju Jeddah. Insya Allah tiba di Airport King Abdul Aziz Jeddah, kemudian mengikuti proses administrasi kedatangan : (Proses Imigrasi - Pengambilan bagasi dan pemeriksaan Pabean - Penyelesaian Administrasi Maktab).

 Miqot (niat Umrah) di Airport, dengan sudah mengenakan pakaian ihram. Berangkat menuju Makkah, mengikuti proses Check – In dan pembagian kunci, kemudian memperbaharui wudhu dan berkumpul di lobby, berangkat menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah bersama-sama.

(Hari ke -2 s/d 5) 
MAKKAH
 Berangkat menuju Makkah, dalam perjalanan kita akan melalui beberapa Check Point/pemeriksaan oleh Petugas Haji Saudi Arabia. Tiba di Makkah, check-in. Melaksanakan Sholat Fardhu 05 (lima) waktu secara berjama’ah di Masjidil Haram. Memperbanyak Ibadah dan Thawaf sunnah di Masjidil Haram. Makan pagi, siang & malam di Restaurant Hotel. Mengikuti Pengajian/Ceramah Agama. Mengikuti acara ziarah mengunjungi Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahmah, Mudzalifah, Mina, Masjid Namirah dan Ja’ronah.

(Hari Ke – 6) 
MAKKAH - MEDINAH
 Medinah Al Munawwarah. Setelah makan pagi, mohon koper – koper agar diletakkan didepan pintu kamar masing – masing. Berkumpul di lobby hotel, dengan Bus AC berangkat menuju Medinah. Dalam perjalanan kita akan melalui Check Point/ pemeriksaan oleh Petugas haji Saudi Arabia. Tiba di Medinah langsung menuju hotel, kemudian mengikuti proses Check – In dan pembagian kunci kamar. Memperbanyak Ibadah di Masjid Nabawi. (Sholat Maghrib & Isya’ dijamak, Usahakan untuk mengikuti Sholat Fardhu pada Kesempatan pertama di Masjid Nabawi guna kelengkapan Sholat Arba’in ).

(Hari Ke – 6 s/d 14)
MEDINAH
 Melaksanakan Sholat Fardhu 05 (lima) waktu secara berjama’ah di Masjid Nabawi. Memperbanyak Ibadah Sunnah di Masjid Nabawi. Makan pagi, siang & malam di Restaurant Hotel. Mengikuti Pengajian / Ceramah Agama. Mengikuti acara Ziarah mengunjungi Makam Rasulullah SAW dan Sahabat Abu Bakar As – Shiddiq RA & Umar Ibnu Al Khattab RA, Makam Baqi, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Tujuh (Khandaq), Bukit Syuhada Uhud serta Pasar Kurma.

(Hari Ke – 14 s/d 18) 
MEDINAH – AZIZIYAH  
 Insya Allah pada hari ini jama’ah siap meninggalkan kota Madinah Al Munawwarah menuju Apartment / Transit. Setelah makan pagi, mohon koper – koper agar diletakkan di depan pintu kamar masing – masing karena Tim Haji akan mengatur guna keberangkatan tujuan selanjutnya.

 Melaksanakan Ziarah Wada’ ke Makam Rasulullah SAW (pamitan), kemudian Berangkat menuju Apartment / Transit, dalam perjalanan kita akan melalui beberapa Check Point / pemeriksaan oleh Petugas Haji Saudi Arabia.

 Tiba di Apartment / Transit langsung diantar untuk Istirahat (persiapan Wukuf)
 Tanggal 08 Dzulhijah jama’ah Bersiap – siap untuk keberangkatan menuju Arofah.

(Hari Ke – 19) ARAFAH – MUZDALIFAH 
ARAFAH – MUZDALIFAH  
 Doa & Dzikir Arafah sebelum waktu dzuhur akan dibantu oleh para muthawwif Saudi Arabia dan Ustadz Pembimbing. Melaksanakan Sholat Zuhur & Ashar di Jamak Taqdim berjama’ah. Khotbah Arafah & Doa Arafah, Setelah Do’a Arafah dilanjutkan dengan bersalam – salaman & saling memaafkan. Selanjutnya memperbanyak Do’a & Dzikir. Makan malam di Arafah. Sholat Maghrib & Isya di Arafah ( Jamak Taqdim ). Setelah matahari terbenam, berangkat menuju Muzdalifah.
 MUZDALIFAH – MINA
 Insya Allah kita akan Mabit ( bermalam ) di Muzdalifah walau sejenak. Mengumpulkan batu –batu kecil (krikil) sebanyak 49 butir untuk Jumrah. Setelah selesai Mabit di Muzdalifah, berangkat menuju Makkah untuk Thawaf Ifadah dan Sa’I Haji dilanjutkan dengan tahallul (memotong rambut minimal 03 helai). Sesudah Tawaf Ifadah dan Sa’I Haji & Tahallul maka dengan demikian semua larangan Ihram sudah dibolehkan kembali, kecuali hubungan suami – istri. Kembali ke tempat transit untuk melepaskan kain Ihram & beristirahat. Keberangkatan menuju Mina untuk melontar Jumrah Aqobah, melontar 07 (tujuh) batu yang pelaksanaannya akan diatur oleh petugas.

Catatan : 02 (dua) Alternatif perjalanan dari Muzdalifah.
a) Dari muzdalifah ke Makkah untuk melaksanakan rukun haji (tawaf ifadhah, sa’i dan tahalul).
b) Dari Muzdalifah ke Mina untuk melaksanakan wajib haji jumroh aqobah (melontar 07 (tujuh) batu) 

(Hari ke - 19 s/d 23) 
HARI TASYRIK – ULA/WUSTHO/AQOBAH
 Tanggal 10 & 11 Dzulhijjah melaksanakan Jumrah Ula (07 batu), Wustho (07 batu & Aqobah (07 batu). Waktu pelaksanakan Jumrah disesuaikan dengan keadaan dan akan diatur secara berkelompok. Megikuti Pengajian / Ceramah Agama. 

(Hari Ke – 24) 
AZIZIYAH – JEDDAH
 Insya Allah pada hari ini jama’ah siap meninggalkan kota Makkah Al Mukarromah menuju Jeddah. Setelah makan pagi, mohon koper – koper agar diletakkan di depan pintu kamar masing – masing karena Tim Haji akan mengatur guna keberangkatan tujuan selanjutnya. Melaksanakan Tawaf Wada’ di Masjidil Haram. Berangkat menuju Jeddah, dalam perjalanan kita akan melalui beberapa Check Point/pemeriksaan oleh Petugas Haji Saudi Arabia.

(Hari Ke – 25) JEDDAH – JAKARTA 
JEDDAH – JAKARTA
 Melaksanakan Sholat Shubuh di Hotel. Makan pagi di restaurant hotel. Chek – Out Hotel, kemudian berkumpul di lobby hotel untuk persiapan keberangkatan kembali ke Jakarta. Berangkat menuju Airport King Abdul Aziz – Jeddah, kemudian mengikuti proses administrasi keberangkatan : 
(Penyelesaian administrasi Maktab, Check – In dan penimbangan bagasi, Proses Imigrasi).

 Sesuai aturan penerbangan Jama’ah Haji harus berada di Airport 05 (lima) jam sebelum waktunya. Setelah mengikuti proses imigrasi, kemudian masuk ke dalam ruang tunggu sebelum masuk ke pesawat. Berangkat kembali ke Jakarta, Insya Allah tiba di Jakarta keesokan harinya.

(Hari Ke – 26) JAKARTA 
JAKARTA
 Insya Allah tiba kembali di Airport Soekarno – Hatta Jakarta dengan selamat. Setelah mengikuti proses imigrasi dan pengembalian bagasi, seluruh Jama’ah Haji di perkenankan langsung menuju Rumah masing-masing. Semoga Amal Ibadah kita di terima di sisi Allah SWT dan memperoleh HAJI MABRUR, Amien

No. Kota Akomodasi Harga Paket
1 Makkah SOFWAH TOWER / SETARAF Quad USD. 8.250,-
2 Madinah MOVENPICK / SETARAF Triple USD. 8.750,-
3 Jeddah GRAND ALSAHA / SETARAF Double USD. 9.250,-

Informasi Pendaftaran Haji Khusus ONH plus 2013 bisa menghubungi konsultan Haji umrah Travel haji Umrah Rahmatan Lil'alamin, Zaenal Abidin S.Th.I. jangan sungkan-sungkan untuk mengkonsultasikan masalah keberangkatan dan pendaftaran haji umrah anda! Trimakasih.