Tampilkan postingan dengan label tentang Haji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang Haji. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Maret 2013

Hati-Hati Penipuan Ibadah Haji


Jakarta(Sinhat)--Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, setiap tahun animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji makin meningkat, sehingga daftar tunggu pun makin meningkat. Akibat itu, membuat sebagian calon haji di tanah air menjadi tidak sabar.

"Pihak tertentu memfaatkan orang yang tidak sabar, sehingga muncul penipuan," kata Menag Suryadharma Ali saat memberi sambutan pada acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Agama dengan Kepolisian RI di kantor Kemenag Jalan MH Thamrin Jakarta, Selasa (19/3).

Penandatangan nota kesepahaman dilakukan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu dan Kepala Pendidikan Polri Komjen Pol Budi Gunawan disaksikan Menteri Agama Suryadharma Ali dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo yang diwakili Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Pol Fajar Prihantoro. Hadir Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Irjen Kemenag M Jasin.

Menteri Agama mengatakan, haji pada saat ini tidak hanya dilihat dari sisi ibadah, tapi merupakan bisnis yang menjanjikan. Padahal perjalanan haji berbeda dengan wisata, namun diatur oleh Undang Undang nomor 13 tahun 2008 yang menyebutkan penyelenggara haji diatur oleh Menteri Agama.
"Kalau wisata meski ada Kementerian Pariwisata tapi yang menyelenggarakan travel masing-masing. Namun untuk haji dan umrah, seluruh penyelenggara harus mempunyai ijin dari Kementerian Agama" ujar Menag

Ia juga meminta agar dilakukan penertiban penyelenggaraan ibadah umrah. Karena berbagai pihak memanfaatkan visa umrah untuk bekerja, namun setelah umrah melarikan diri, sehingga kasus over stay muncul dari jamaah umrah yang tidak mau kembali ke tanah air. “Kerjasama ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan baik di tanah air dan di Arab Saudi khususnya kepastian keamanan," imbuh Menag.

Di tempat yang sama Kapolri mengatakan, tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji sering dihadapkan kendala dan permasalahan hukum baik di tanah air maupun di arab saudi yang merugikan jamaah yg membuat suasana haji tidak nyaman.

"Polri dan Kemenag harus komitmen sehingg masyarakat tidak dirugikan. Perlu dilakukan pencegahan guna menimbulkan efek jera,"kata Kapolri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Irwasum Polri.

Sebelumnya Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu mengatakan, kerjasama Kemenag dengan Polri sebagai perlindungan jamaah haji dan umrah dari pihak-pihak  yang tidak bertanggungjawab.

Saat ini penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang resmi berjumlah 402 penyelenggara. Dari jumlah itu, penyelenggara umrah dan haji khusus 254 penyelenggara, sedangkan penyelenggara umrah saja 148 penyelenggara. "Terdapat 11 PIHK yang melakukan pelanggaran dan dikenakan sangsi peringatan serta 3 penyelenggara yang tidak memiliki izin dan gagal memberangkatkan jamaah," ungkap Anggito.

Menurut Kasubdit  Pembinaan Haji Khusus Khoirizi, pihaknya akan menertibkan penyelenggaraan haji khusus dan umrah yang nakal. "MoU ini merupakan salah satu langkah upaya penertiban tersebut.(ks)

Selasa, 12 Februari 2013

Penyelenggara Travel haji lebih Terintegrasi


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proses penyelenggaraan ibadah haji yang disokong sistem informasi penyelenggaraan haji lintas lembaga dinilai masih berlangsung semrawut. Hal itu disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa Amaliah.

"Meski meliputi lintas lembaga, proses penyelenggaraan haji kita jelas nampak tidak terintegrasi. Bahkan pada beberapa bagian proses, ada yang dilakukan secara manual dan sebagai akibatnya tentu saja pelayanan haji pun menjadi bolong di sana sini," bebernya usai mendengar laporan dari Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Anggito Abimanyu, di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/1).

Kegiatan sistem pendaftaran, keuangan, dokumen melibatkan banyak pihak, seperti Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga Dirjen Imigrasi pun terkesan tidak tertata rapi.

Padahal, imbuh Ledia, ibadah haji merupakan aktivitas rutin tahunan pemerintah yang telah berlangsung puluhan tahun. Sehingga koordinasi antarlembaga semestinya memudahkan calon jamaah haji dan kerja pemerintah.

"Bayangkan, dengan sistem yang tidak terintegrasi ini, orangtua dan anak yang mendaftarkan diri secara bersamaan pun dapat terpisah kloter. Padahal, si anak itu justru merupakan andalan orangtua untuk mendampingi haji, karena orangtuanya sudah sepuh," tambah Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini.

Di sisi lain, pemerintah saat ini telah mengusulkan akan mengkhususkan jamaah haji lansia beserta pendampingnya dengan pola yang khusus dalam hal pendampingan dan lamanya berhaji. "Tetapi dengan belum terintegrasinya sistem informasi haji yang ada, membuat kekhususan seperti ini apa mungkin terlaksana?" tanya Ledia.

Tak hanya itu, Ledia juga mengkritik layanan Siskohat atau Sistem Komputerisasi Haji Terpadu yang semestinya merupakan sistem layanan online antara bank penyelenggara penerima setoran ONH, Kanwil Kementerian Agama di 33 provinsi dan pusat komputer Kemenag. Kenyataannya tetap menuntut calon haji untuk mendaftar sendiri ke Kanwil usai membayar biaya ONH.

Dengan demikian, simpul Ledia, salah satu hal penting yang harus segera dilakukan pemerintah untuk memperbaiki penyelenggaraan travel haji plus di Indonesia adalah dengan mengintegrasikan keseluruhan sistem dari lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Sehingga pelayanan haji bisa menjadi lebih efisien, mudah dan menentramkan jamaah.
Reporter : Indah Wulandari
Redaktur : Djibril Muhammad

Kamis, 24 Januari 2013

Pengertian umroh (haji kecil)

pada kesempatan kali ini pendaftaran-haji-umrah.blogspot.com akan sharing sedikit tentang umroh. sudah sebaiknya sebagai umat muslim mengetahi salah satu ibadah yang di mulayakan Allah yang di beri nama Umroh. Umrah disebut Hajjul Ashghar (Haji Kecil), Kata ini berasal dari kata i`timaar (kata berimbuhan). dan Cara melaksanakannya Orang yang hendak umrah melakukan ihram dari miqat, kemudian melaksanakan thawaf qudum, lalu sai dan tahallul dengan mencukur atau menggunting rambut.


Umrah (bahasa Arab: عمرة) adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.
Pada istilah teknis syari’ah, Umrah berarti melaksanakan Tawaf di Ka’bah dan Sa’i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari Miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil.
Perbedaan umroh dan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah, sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.
Tipe Umrah

Terdapat beberapa tipe umrah, yang umum adalah umrah yang digabungkan dengan pelaksanaan haji seperti pada haji tamattu, adapula umrah yang tidak terkait dengan haji.

Umrah Mufradah
Umrah Tamattu’
Umrah Sunah

Tata Cara umrah

Untuk tata cara pelaksanaan umrah, maka perlu diperhatikan hal-hal berikut ini :

Disunnahkan mandi besar (janabah) sebelum ihram untuk umrah.
Memakai pakaian ihram. Untuk lelaki 2 kain yang dijadikan sarung dan selendang, sedangkan untuk wanita memakai pakaian apa saja yang menutup aurat tanpa ada hiasannya dan tidak memakai cadar atau sarung tangan.
Niat umrah dalam hati dan mengucapkan Labbaika ‘umrotan atau Labbaikallahumma bi’umrotin. Kemudian bertalbiyah dengan dikeraskan suaranya bagi laki-laki dan cukup dengan suara yang didengar orang yang ada di sampingnya bagi wanita, yaitu mengucapkan Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika laka.
Jika sudah sampai kota Makkah, disunnahkan mandi terlebih dahulu sebelum memasukinya.
Sesampai di ka’bah, talbiyah berhenti sebelum thawaf. Kemudian menuju hajar aswad sambil menyentuhnya dengan tangan kanan dan menciumnya jika mampu dan mengucapkan Bismillahi wallahu akbar. Jika tidak bisa menyentuh dan menciumya, maka cukup memberi isyarat dan berkata Allahu akbar.
Thawaf sebanyak 7 kali putaran. 3 putaran pertama jalan cepat dan sisanya jalan biasa. Thowaf diawali dan diakhiri di hajar aswad dan ka’bah dijadikan berada di sebelah kiri.
Shalat 2 raka’at di belakang maqam Ibrahim jika bisa atau di tempat lainnya di masjidil haram dengan membaca surah Al-Kafirun pada raka’at pertama dan Al-Ikhlas pada raka’at kedua.
Sa’i dengan naik ke bukit Shofa dan menghadap kiblat sambil mengangkat kedua tangan dan mengucapkan Innash shofa wal marwata min sya’aairillah. Abda’u bima bada’allahu bihi (Aku memulai dengan apa yang Allah memulainya). Kemudian bertakbir 3 kali tanpa memberi isyarat dan mengucapkan Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qodiir. Laa ilaha illallahu wahdahu anjaza wa’dahu wa shodaqo ‘abdahu wa hazamal ahzaaba wahdahu 3x. Kemudian berdoa sekehendaknya.
Amalan pada poin 8 diulangi setiap putaran di sisi bukit Shofa dan Marwah disertai dengan doa.
Sa’i dilakukan sebanyak 7 kali dengan hitungan berangkat satu kali dan kembalinya dihitung satu kali, diawali di bukit Shofa dan diakhiri di bukit Marwah.
Mencukur seluruh atau sebagian rambut kepala bagi lelaki dan memotongnya sebatas ujung jari bagi wanita.
Dengan demikian selesai sudah amalan umrah

demikianlah sedikit penjelasan tentang pengertian umroh atau haji kecil  semoga menjadi ilmu yang bermanfaat amien

Rabu, 07 November 2012

Daftar Paket Haji Khusus ONH plus 2013

Biaya Daftar Paket Haji Khusus ONH plus 2013

Biaya pendaftaran Haji khusus Onh Plus 2013 saat ini adalah di $8250 USD.
Untuk mendapatkan Porsi Haji Khusus dan Booking Seat Haji $5000 dengan rincian sebagai berikut :
1.Setoran Awal BPIH Depag $4000 dan
2. DP/Booking Seat Haji ke Travel Rp.10.100.000

Berikut itiniery dan program perjalanan Haji Khusus 2012 Primasaidah selama 26 hari :
PROGRAM PERJALANAN HAJI PLUS 2012 RAHMATAN LIL’ALAMIN

(Hari Ke - 1) 
JAKARTA – JEDDAH – MAKKAH
 Pagi hari seluruh Jamaah sudah berada di Soekarno-Hatta Airport Jakarta untuk mengikuti Acara pelepasan, kemudian berangkat menuju Jeddah. Insya Allah tiba di Airport King Abdul Aziz Jeddah, kemudian mengikuti proses administrasi kedatangan : (Proses Imigrasi - Pengambilan bagasi dan pemeriksaan Pabean - Penyelesaian Administrasi Maktab).

 Miqot (niat Umrah) di Airport, dengan sudah mengenakan pakaian ihram. Berangkat menuju Makkah, mengikuti proses Check – In dan pembagian kunci, kemudian memperbaharui wudhu dan berkumpul di lobby, berangkat menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah bersama-sama.

(Hari ke -2 s/d 5) 
MAKKAH
 Berangkat menuju Makkah, dalam perjalanan kita akan melalui beberapa Check Point/pemeriksaan oleh Petugas Haji Saudi Arabia. Tiba di Makkah, check-in. Melaksanakan Sholat Fardhu 05 (lima) waktu secara berjama’ah di Masjidil Haram. Memperbanyak Ibadah dan Thawaf sunnah di Masjidil Haram. Makan pagi, siang & malam di Restaurant Hotel. Mengikuti Pengajian/Ceramah Agama. Mengikuti acara ziarah mengunjungi Jabal Tsur, Padang Arafah, Jabal Rahmah, Mudzalifah, Mina, Masjid Namirah dan Ja’ronah.

(Hari Ke – 6) 
MAKKAH - MEDINAH
 Medinah Al Munawwarah. Setelah makan pagi, mohon koper – koper agar diletakkan didepan pintu kamar masing – masing. Berkumpul di lobby hotel, dengan Bus AC berangkat menuju Medinah. Dalam perjalanan kita akan melalui Check Point/ pemeriksaan oleh Petugas haji Saudi Arabia. Tiba di Medinah langsung menuju hotel, kemudian mengikuti proses Check – In dan pembagian kunci kamar. Memperbanyak Ibadah di Masjid Nabawi. (Sholat Maghrib & Isya’ dijamak, Usahakan untuk mengikuti Sholat Fardhu pada Kesempatan pertama di Masjid Nabawi guna kelengkapan Sholat Arba’in ).

(Hari Ke – 6 s/d 14)
MEDINAH
 Melaksanakan Sholat Fardhu 05 (lima) waktu secara berjama’ah di Masjid Nabawi. Memperbanyak Ibadah Sunnah di Masjid Nabawi. Makan pagi, siang & malam di Restaurant Hotel. Mengikuti Pengajian / Ceramah Agama. Mengikuti acara Ziarah mengunjungi Makam Rasulullah SAW dan Sahabat Abu Bakar As – Shiddiq RA & Umar Ibnu Al Khattab RA, Makam Baqi, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Tujuh (Khandaq), Bukit Syuhada Uhud serta Pasar Kurma.

(Hari Ke – 14 s/d 18) 
MEDINAH – AZIZIYAH  
 Insya Allah pada hari ini jama’ah siap meninggalkan kota Madinah Al Munawwarah menuju Apartment / Transit. Setelah makan pagi, mohon koper – koper agar diletakkan di depan pintu kamar masing – masing karena Tim Haji akan mengatur guna keberangkatan tujuan selanjutnya.

 Melaksanakan Ziarah Wada’ ke Makam Rasulullah SAW (pamitan), kemudian Berangkat menuju Apartment / Transit, dalam perjalanan kita akan melalui beberapa Check Point / pemeriksaan oleh Petugas Haji Saudi Arabia.

 Tiba di Apartment / Transit langsung diantar untuk Istirahat (persiapan Wukuf)
 Tanggal 08 Dzulhijah jama’ah Bersiap – siap untuk keberangkatan menuju Arofah.

(Hari Ke – 19) ARAFAH – MUZDALIFAH 
ARAFAH – MUZDALIFAH  
 Doa & Dzikir Arafah sebelum waktu dzuhur akan dibantu oleh para muthawwif Saudi Arabia dan Ustadz Pembimbing. Melaksanakan Sholat Zuhur & Ashar di Jamak Taqdim berjama’ah. Khotbah Arafah & Doa Arafah, Setelah Do’a Arafah dilanjutkan dengan bersalam – salaman & saling memaafkan. Selanjutnya memperbanyak Do’a & Dzikir. Makan malam di Arafah. Sholat Maghrib & Isya di Arafah ( Jamak Taqdim ). Setelah matahari terbenam, berangkat menuju Muzdalifah.
 MUZDALIFAH – MINA
 Insya Allah kita akan Mabit ( bermalam ) di Muzdalifah walau sejenak. Mengumpulkan batu –batu kecil (krikil) sebanyak 49 butir untuk Jumrah. Setelah selesai Mabit di Muzdalifah, berangkat menuju Makkah untuk Thawaf Ifadah dan Sa’I Haji dilanjutkan dengan tahallul (memotong rambut minimal 03 helai). Sesudah Tawaf Ifadah dan Sa’I Haji & Tahallul maka dengan demikian semua larangan Ihram sudah dibolehkan kembali, kecuali hubungan suami – istri. Kembali ke tempat transit untuk melepaskan kain Ihram & beristirahat. Keberangkatan menuju Mina untuk melontar Jumrah Aqobah, melontar 07 (tujuh) batu yang pelaksanaannya akan diatur oleh petugas.

Catatan : 02 (dua) Alternatif perjalanan dari Muzdalifah.
a) Dari muzdalifah ke Makkah untuk melaksanakan rukun haji (tawaf ifadhah, sa’i dan tahalul).
b) Dari Muzdalifah ke Mina untuk melaksanakan wajib haji jumroh aqobah (melontar 07 (tujuh) batu) 

(Hari ke - 19 s/d 23) 
HARI TASYRIK – ULA/WUSTHO/AQOBAH
 Tanggal 10 & 11 Dzulhijjah melaksanakan Jumrah Ula (07 batu), Wustho (07 batu & Aqobah (07 batu). Waktu pelaksanakan Jumrah disesuaikan dengan keadaan dan akan diatur secara berkelompok. Megikuti Pengajian / Ceramah Agama. 

(Hari Ke – 24) 
AZIZIYAH – JEDDAH
 Insya Allah pada hari ini jama’ah siap meninggalkan kota Makkah Al Mukarromah menuju Jeddah. Setelah makan pagi, mohon koper – koper agar diletakkan di depan pintu kamar masing – masing karena Tim Haji akan mengatur guna keberangkatan tujuan selanjutnya. Melaksanakan Tawaf Wada’ di Masjidil Haram. Berangkat menuju Jeddah, dalam perjalanan kita akan melalui beberapa Check Point/pemeriksaan oleh Petugas Haji Saudi Arabia.

(Hari Ke – 25) JEDDAH – JAKARTA 
JEDDAH – JAKARTA
 Melaksanakan Sholat Shubuh di Hotel. Makan pagi di restaurant hotel. Chek – Out Hotel, kemudian berkumpul di lobby hotel untuk persiapan keberangkatan kembali ke Jakarta. Berangkat menuju Airport King Abdul Aziz – Jeddah, kemudian mengikuti proses administrasi keberangkatan : 
(Penyelesaian administrasi Maktab, Check – In dan penimbangan bagasi, Proses Imigrasi).

 Sesuai aturan penerbangan Jama’ah Haji harus berada di Airport 05 (lima) jam sebelum waktunya. Setelah mengikuti proses imigrasi, kemudian masuk ke dalam ruang tunggu sebelum masuk ke pesawat. Berangkat kembali ke Jakarta, Insya Allah tiba di Jakarta keesokan harinya.

(Hari Ke – 26) JAKARTA 
JAKARTA
 Insya Allah tiba kembali di Airport Soekarno – Hatta Jakarta dengan selamat. Setelah mengikuti proses imigrasi dan pengembalian bagasi, seluruh Jama’ah Haji di perkenankan langsung menuju Rumah masing-masing. Semoga Amal Ibadah kita di terima di sisi Allah SWT dan memperoleh HAJI MABRUR, Amien

No. Kota Akomodasi Harga Paket
1 Makkah SOFWAH TOWER / SETARAF Quad USD. 8.250,-
2 Madinah MOVENPICK / SETARAF Triple USD. 8.750,-
3 Jeddah GRAND ALSAHA / SETARAF Double USD. 9.250,-

Informasi Pendaftaran Haji Khusus ONH plus 2013 bisa menghubungi konsultan Haji umrah Travel haji Umrah Rahmatan Lil'alamin, Zaenal Abidin S.Th.I. jangan sungkan-sungkan untuk mengkonsultasikan masalah keberangkatan dan pendaftaran haji umrah anda! Trimakasih.

Selasa, 17 Juli 2012

mengenai Haji

Pendaftaran Haji Umrah Primasaidah akan sedikit mengulas sedikit mengenai Haji. Haji merupakan salah satu Rukun Islam terakhir yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat muslim yang mampu. Menuaikan Ibadah Haji juga merupakan ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslim sedunia yang mampu secara fisik, materi dan batin.

Makna Haji secara bahasa adalah Niat/perjalanan(Al-Qosdhu), namun secara syar'i yaitu Perjalanan menuju baitul haram/tanah suci dengan amalan-amalan khusus dan waktu yang tertentu.yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah bulan-bulan haji yaitu setahun sekali yang dimulai dari bulan Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Amalan ibadah tertentu dalam Haji ialah thawaf, sa`i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melontar jumroh, dan mabit di Mina.